Instalasi SPARING di Kalimantan Timur untuk Memantau Kualitas Air Limbah Pertambangan

Pengelolaan air limbah menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan industri pertambangan. Kualitas air yang akan dialirkan ke lingkungan perlu dipantau secara berkala agar kondisi air dapat diketahui dan pengelola dapat mengambil langkah yang sesuai berdasarkan data yang diperoleh.Untuk mendukung kebutuhan tersebut, tim Mertani melakukan instalasi SPARING di Kalimantan Timur.
Sistem ini digunakan untuk memantau beberapa parameter kualitas air secara otomatis sehingga kondisi air dapat diketahui secara lebih terukur. Konsep pemantauan berbasis perangkat dan data secara berkelanjutan juga sejalan dengan penerapan teknologi monitoring yang digunakan Mertani pada berbagai kebutuhan lingkungan.
Awal Keberangkatan Tim Mertani
Tim Mertani melaksanakan kegiatan instalasi SPARING (Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus-Menerus dan Dalam Jaringan) pada perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Di wilayah Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kegiatan instalasi ini berlangsung mulai 28 Juli hingga 4 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, tim mertani yang terdiri dari dua orang melakukan pekerjaan instalasi dengan didampingi oleh satu orang perwakilan dari pihak perusahaan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu proses pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan kebutuhan instalasi dapat disesuaikan dengan kondisi lokasi.
Parameter yang Dipantau oleh SPARING
SPARING yang dipasang digunakan untuk memantau kualitas air limbah yang akan dibuang ke lingkungan. Beberapa parameter yang digunakan dalam sistem ini meliputi pH, Total Suspended Solids (TSS), tinggi muka air saluran, dan laju aliran atau water flow.
Parameter tersebut memberikan informasi mengenai kondisi air yang dipantau. pH digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan air, TSS digunakan untuk mengukur kejernihan air yang ditentukan banyaknya partikel yang ada di dalam air, sedangkan flow digunakan untuk mengetahui jumlah atau laju aliran air yang melewati sistem pemantauan.
Tujuan Instalasi SPARING
Pemasangan SPARING dilakukan untuk mendukung proses monitoring kualitas air sebelum air dibuang ke lingkungan. Dengan adanya sistem pemantauan, kondisi air dapat diketahui berdasarkan data dari parameter yang diukur sehingga pengelolaan air limbah dapat dilakukan secara lebih terukur.
Pemantauan secara otomatis juga membantu menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pihak perusahaan dalam melakukan pengawasan terhadap kondisi air. Hal ini penting terutama pada kegiatan pertambangan yang menghasilkan air limbah dan membutuhkan pengelolaan sebelum dialirkan ke lingkungan.
Proses Instalasi SPARING di Lapangan
Pada hari pertama, tim Mertani memulai pekerjaan dengan melakukan pengeboran untuk pemasangan tiang flow meter. Tahapan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan konstruksi agar perangkat dapat dipasang pada posisi yang sesuai dan mampu bekerja dengan baik selama proses pemantauan.
Hari berikutnya dilanjutkan dengan proses wiring untuk jalur power. Pada hari ketiga, tim mulai memasang solar panel, perangkat internet, serta sensor-sensor yang terdapat pada sistem SPARING. Setiap komponen kemudian diperiksa untuk memastikan instalasi dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Monitoring dan Pengecekan Perangkat

Setelah seluruh komponen terpasang, tim Mertani melanjutkan kegiatan dengan melakukan monitoring terhadap perangkat. Pengecekan dilakukan untuk memastikan sensor, sumber daya, koneksi internet, serta sistem pemantauan dapat bekerja dengan baik setelah proses instalasi selesai.
Tahap monitoring menjadi bagian penting sebelum pekerjaan dinyatakan selesai. Dengan melakukan pengecekan secara langsung, tim dapat memastikan data dari parameter yang dipantau dapat berjalan sebagaimana mestinya dan sistem SPARING siap digunakan untuk mendukung pemantauan kualitas air secara berkelanjutan.
Pemantauan Kualitas Air dengan Teknologi SPARING
Instalasi SPARING di Kalimantan Timur menunjukkan pemanfaatan teknologi monitoring untuk mendukung pengelolaan air limbah pada kegiatan pertambangan. Data dari pH, TSS, water level, dan water flow dapat memberikan gambaran mengenai kondisi air yang dipantau sebelum dialirkan ke lingkungan.
Melalui sistem pemantauan yang bekerja secara otomatis, proses pengawasan kualitas air dapat dilakukan dengan dukungan data yang lebih terukur. Penerapan teknologi seperti ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan data lingkungan untuk membantu operasional sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:
Website: mertani.co.id
YouTube: mertani official
Instagram: @mertani_indonesia
Linkedin : PT Mertani
Tiktok : mertaniofficial






Comments