top of page

Suhu Udara Naik Saat Kemarau, Apa Dampaknya bagi Wilayah Rawan Karhutla?

4 minutes ago
2 min read

Musim kemarau identik dengan kondisi cuaca yang lebih kering dan paparan sinar matahari yang lebih kuat pada siang hari. Perubahan ini dapat membuat suhu udara meningkat dan mempercepat hilangnya air dari tanah maupun vegetasi.


Di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi tersebut perlu diperhatikan. Suhu udara kemarau yang tinggi dapat mempercepat pengeringan bahan bakar alami sehingga lahan menjadi lebih mudah terbakar ketika terdapat sumber api. BMKG juga mengaitkan kondisi kemarau kering dengan meningkatnya risiko karhutla.


Perubahan Suhu Udara Saat Kemarau

Saat kemarau, langit cenderung lebih sedikit tertutup awan sehingga sinar Matahari lebih mudah mencapai permukaan bumi. Akibatnya, siang hari dapat terasa lebih panas, sementara malam hari justru bisa mengalami penurunan suhu yang cukup signifikan.


Perbedaan suhu siang dan malam tersebut merupakan kondisi yang umum terjadi pada musim kemarau. Namun, periode panas yang berlangsung terus-menerus tetap perlu diperhatikan karena dapat berpengaruh terhadap kelembapan tanah dan kondisi vegetasi di suatu wilayah.


Suhu dan Penguapan Air

Suhu yang lebih tinggi dapat mempercepat proses penguapan air dari permukaan tanah dan tumbuhan. Ketika hujan jarang turun, kehilangan air tersebut tidak segera digantikan sehingga kondisi lahan semakin kering.


Pada lahan kering, keterbatasan air menjadi salah satu masalah utama karena tanah lebih sulit mempertahankan kelembapan. Kondisi ini dapat semakin parah ketika periode tanpa hujan berlangsung cukup panjang.


Kondisi Vegetasi Saat Panas Berkepanjangan

Panas dan kurangnya air membuat vegetasi lebih mudah mengalami kekeringan. Daun, rumput, ranting kecil, dan sisa tumbuhan yang mengering kemudian dapat menjadi bahan yang mudah terbakar di permukaan lahan.


BMKG menggunakan indikator seperti Fine Fuel Moisture Code (FFMC) untuk menggambarkan tingkat kekeringan bahan ringan seperti dedaunan, alang-alang, dan humus permukaan yang berpengaruh terhadap kemudahan terjadinya kebakaran.


Risiko terhadap Lahan Kering

Semakin kering kondisi lahan, semakin besar pula perhatian yang diperlukan terhadap potensi kebakaran. BMKG menjelaskan bahwa tingkat kekeringan bahan organik dan vegetasi dapat digunakan untuk melihat kondisi yang mendukung terjadinya karhutla.


Namun, suhu tinggi bukan satu-satunya penyebab kebakaran. Karhutla tetap membutuhkan sumber penyalaan, sementara cuaca kering dan bahan bakar yang mudah terbakar dapat membuat api lebih mudah berkembang dan menyebar.


Pentingnya Pemantauan Suhu

Pemantauan suhu diperlukan untuk mengetahui perubahan kondisi cuaca secara lebih terukur, terutama di wilayah yang memiliki risiko kekeringan dan karhutla. Data suhu dapat menjadi bagian dari informasi untuk melihat perubahan kondisi lingkungan dari waktu ke waktu.


AWS
Sumber: Mertani

Salah satu alat yang dapat digunakan adalah AWS (Automatic Weather Station). AWS dapat melakukan pengamatan cuaca secara otomatis dan membantu menyediakan data meteorologi secara berkala, sehingga perubahan kondisi suhu dapat diketahui tanpa hanya mengandalkan pengamatan secara manual.


Suhu udara kemarau yang meningkat dapat mempercepat penguapan, mengurangi kelembapan, dan membuat vegetasi lebih kering. Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, wilayah dengan lahan kering dapat menghadapi kondisi yang lebih mendukung terjadinya karhutla.


Karena itu, pemantauan suhu dan kondisi cuaca secara rutin menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan. Data dari AWS (Automatic Weather Station) dapat membantu menyediakan informasi cuaca yang diperlukan untuk memahami perubahan kondisi lingkungan dan mendukung langkah pencegahan. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber:


 
 
 

Comments


SPARING - Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam jaringan
WhatsApp

Contact Us

Get special offers tailored to your needs!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Mugiyati)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

bottom of page