top of page

Lahan Gambut Perlu Dijaga Tetap Basah, Apa yang Terjadi Jika Terlalu Kering?

1 day ago
2 min read
lahan gambut
Sumber: yiari.or.id

Lahan gambut secara alami merupakan ekosistem basah dengan kandungan air yang tinggi. Kondisi ini penting untuk menjaga fungsi gambut sekaligus mengurangi risiko kerusakan dan kebakaran.


Ketika air terlalu banyak keluar dari kawasan gambut, lapisan organik dapat mengering dan menjadi lebih mudah terbakar. Karena itu, menjaga kondisi gambut tetap basah menjadi bagian penting dalam perlindungan ekosistem.


Karakteristik Gambut

Gambut terbentuk dari tumpukan bahan organik yang belum terurai sempurna selama waktu yang sangat lama. Dalam kondisi alami, kandungan air yang tinggi membuat material organik di dalamnya relatif sulit terbakar.


Karakteristik tersebut membuat gambut sangat bergantung pada kondisi hidrologinya. Ketika air dikeluarkan melalui kanal atau saluran, gambut dapat menjadi lebih kering dan kehilangan sebagian fungsi alaminya sebagai penyimpan air.


Fungsi Air bagi Ekosistem Gambut

Air berperan menjaga kelembapan lapisan gambut sehingga bahan organik tetap berada dalam kondisi yang tidak mudah terbakar. Menjaga pasokan air juga membantu mempertahankan kondisi ekosistem agar tetap mendekati karakter alaminya.


Upaya seperti pembasahan kembali atau rewetting dapat dilakukan untuk mempertahankan kondisi tersebut. Penutupan atau penyekatan kanal menjadi salah satu cara untuk memperlambat keluarnya air dari kawasan gambut.


Dampak Kekeringan pada Gambut

Saat gambut terlalu kering, bahan organik yang sebelumnya menyimpan banyak air dapat berubah menjadi material yang lebih mudah terbakar. Pengeringan juga dapat mempercepat proses penguraian bahan organik dan dalam jangka panjang berkontribusi terhadap penurunan permukaan tanah.


Kondisi gambut yang sudah mengalami kerusakan juga dapat lebih sulit dikembalikan seperti kondisi semula. Karena itu, menjaga kelembapan gambut sejak awal menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kerusakan yang lebih luas.


Risiko Kebakaran pada Gambut Kering

Gambut yang kering memiliki risiko kebakaran lebih tinggi karena lapisan bahan organiknya dapat menjadi sumber bahan bakar dalam jumlah besar. Api bahkan dapat merambat di bawah permukaan tanah melalui proses subsurface smoldering.


Kondisi ini membuat kebakaran gambut tidak selalu selesai ketika api di permukaan sudah padam. Titik panas dapat bertahan di bawah tanah dan kembali memicu kebakaran, sementara asapnya dapat membawa partikulat halus yang mengganggu kualitas udara.


Pemantauan Kondisi Muka Air dengan Alat Ukur TMAT

aptma
Sumber: Mertani

Menjaga gambut tetap basah membutuhkan informasi mengenai kondisi air di dalam tanah. Pemantauan muka air tanah membantu mengetahui apakah kondisi hidrologi gambut masih terjaga atau mulai mengalami penurunan.


Salah satu perangkat yang dapat digunakan adalah Alat Ukur TMAT (Tinggi Muka Air Tanah). Data dari alat ini dapat membantu memantau perubahan tinggi muka air secara berkala sehingga kondisi gambut dapat diketahui berdasarkan data, bukan hanya pengamatan visual.


Gambut pada dasarnya merupakan ekosistem lahan basah yang membutuhkan air untuk mempertahankan fungsi alaminya. Ketika terlalu kering, risiko kebakaran, kerusakan ekosistem, hingga penurunan permukaan tanah dapat meningkat.


Karena itu, menjaga ketersediaan air sekaligus memantau kondisi muka air tanah menjadi langkah penting dalam pengelolaan gambut. Dengan data dari Alat Ukur TMAT, perubahan kondisi air dapat dipantau sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber:

 
 
 

Comments


SPARING - Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam jaringan
WhatsApp

Contact Us

Get special offers tailored to your needs!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Mugiyati)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

bottom of page