top of page

Asap Karhutla Menghilang, Risiko Polusi Udara Belum Tentu Berakhir

1 day ago
2 min read

Ketika asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menghilang dari pandangan, kondisi udara belum tentu langsung kembali normal. Polusi udara pascakarhutla masih dapat dipengaruhi oleh partikel dan zat pencemar yang tersisa di atmosfer.


Karena itu, berakhirnya asap yang terlihat bukan menjadi satu-satunya tanda bahwa kualitas udara sudah aman. Pemantauan secara real-time diperlukan untuk mengetahui perubahan kondisi udara secara lebih akurat.


Pengertian Monitoring Real-Time

Monitoring real-time merupakan proses pemantauan kondisi lingkungan secara terus-menerus dengan data yang dapat diperoleh dalam waktu singkat. Sistem ini membantu menunjukkan perubahan kualitas udara tanpa harus menunggu pengukuran secara berkala.


Dalam kondisi pascakarhutla, monitoring real-time dapat memberikan informasi ketika konsentrasi polutan kembali meningkat. Data tersebut membantu menggambarkan kondisi udara yang tidak selalu dapat diketahui hanya melalui pengamatan visual.


Perbedaan Asap yang Terlihat dan Konsentrasi Polutan

Asap yang terlihat menunjukkan adanya partikel atau campuran pencemar di udara, tetapi hilangnya asap secara visual tidak otomatis berarti seluruh polutan telah hilang. Beberapa pencemar dapat tetap berada di udara meskipun kondisi langit tampak lebih cerah.


Karhutla dapat menghasilkan partikulat dan berbagai zat pencemar yang berdampak pada kualitas udara. Kajian Universitas Gadjah Mada juga menunjukkan bahwa polusi akibat kebakaran hutan dan lahan dapat memberikan dampak pada masyarakat dan lingkungan.


Partikel yang Masih Berada di Udara

Salah satu hal yang perlu diperhatikan setelah karhutla adalah keberadaan partikulat halus. Partikel seperti PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga tidak selalu terlihat, tetapi tetap dapat menjadi bagian dari pencemaran udara.


BMKG menjelaskan bahwa partikulat dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk kebakaran hutan dan pembakaran. Karena ukurannya kecil, keberadaannya perlu diketahui melalui pengukuran, bukan hanya dari kondisi udara yang terlihat.


Pengaruh Angin dan Kondisi Cuaca

Pergerakan polutan setelah kebakaran dapat dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, termasuk arah dan kecepatan angin. Perubahan angin dapat membawa polutan dari satu wilayah ke wilayah lain sehingga kondisi udara dapat berubah dalam waktu relatif singkat.


Kondisi cuaca juga dapat memengaruhi penyebaran dan konsentrasi polutan di atmosfer. Oleh karena itu, pemantauan setelah karhutla tetap diperlukan meskipun asap di suatu lokasi sudah mulai berkurang.


Perubahan Kualitas Udara Setelah Kebakaran

Kualitas udara dapat mengalami perubahan secara bertahap setelah aktivitas kebakaran menurun. Kondisi tersebut membuat masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pengamatan seperti langit terlihat cerah atau bau asap sudah berkurang.


Kajian tentang dampak polusi akibat karhutla menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih luas. Pemantauan kondisi udara menjadi bagian penting untuk mengetahui perkembangan kualitas lingkungan setelah kejadian kebakaran.


Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara Secara Real-Time

AQMS
Sumber: Mertani

Pemantauan kualitas udara secara real-time membantu menyediakan informasi mengenai kondisi udara secara lebih cepat dan berkelanjutan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah AQMS (Air Quality Monitoring System) untuk memantau parameter kualitas udara secara otomatis.


Dengan data AQMS, perubahan konsentrasi polutan dapat diketahui meskipun asap tidak lagi terlihat jelas. Informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk memahami kondisi polusi udara pascakarhutla dan menentukan respons yang sesuai berdasarkan data pengukuran. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber:


 
 
 

Comments


SPARING - Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam jaringan
WhatsApp

Contact Us

Get special offers tailored to your needs!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Mugiyati)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

bottom of page