Instalasi Alat Ukur TMAT di Pontianak untuk Mendukung Pemantauan Kondisi Lahan
- Marketing Mertani
- 2 hours ago
- 2 min read

Pemantauan tinggi muka air tanah menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kondisi lahan gambut agar tetap stabil. Informasi yang diperoleh dari hasil pemantauan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan lahan sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sebagai bagian dari penerapan teknologi pemantauan berbasis Internet of Things (IoT), tim teknis melaksanakan pemasangan empat unit Alat Ukur TMAT (Tinggi Muka Air Tanah) di dua lokasi perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah Pontianak. Instalasi dilakukan agar data kondisi lahan dapat dipantau secara real-time dan berkelanjutan.
Awal Keberangkatan Tim
Kali ini tim Mertani melanjutkan perjalanan menuju Pontianak untuk melaksanakan pemasangan perangkat Alat Ukur TMAT di dua perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Seluruh kegiatan dipersiapkan mulai dari pengecekan perangkat hingga koordinasi dengan pihak mitra sebelum instalasi dilakukan.
Pemasangan berlangsung dalam dua tahap. Lokasi pertama dikerjakan pada tanggal 15–19 Juni, sedangkan lokasi kedua dilaksanakan pada tanggal 22–24 Juni. Seluruh proses berjalan sesuai rencana hingga empat unit alat berhasil dipasang dan siap digunakan untuk pemantauan.
Tujuan Instalasi Alat Ukur TMAT

Instalasi Alat Ukur TMAT bertujuan untuk memantau tinggi muka air tanah pada kawasan gambut secara berkelanjutan. Informasi tersebut membantu pihak pengelola mengetahui perubahan kondisi air tanah sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi penurunan muka air.
Selain mengukur tinggi muka air tanah, perangkat APTMA juga memantau curah hujan dan kondisi tanah (soil). Ketiga parameter tersebut saling berkaitan dalam menggambarkan kondisi lahan gambut sehingga potensi risiko kekeringan maupun kebakaran dapat diketahui lebih dini melalui data pemantauan yang terus diperbarui.
Proses Instalasi Perangkat
Proses instalasi diawali dengan pemasangan tiang dan seluruh komponen utama perangkat hingga sensor dapat bekerja secara optimal. Setelah seluruh perangkat terpasang, tim melakukan pengujian untuk memastikan data dapat diterima dengan baik dan sistem pemantauan berjalan sesuai fungsi.
Setiap unit kemudian dikonfigurasi agar mampu mengirimkan data secara otomatis. Tahapan ini diakhiri dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen sehingga alat siap digunakan sebagai sistem pemantauan tinggi muka air tanah secara real-time.
Dampak Positif bagi Mitra

Keberadaan Alat Ukur TMAT memberikan kemudahan bagi pihak perkebunan dalam memantau kondisi lahan tanpa harus melakukan pengukuran secara manual. Data yang diperoleh dapat diakses secara berkala sehingga proses pengawasan menjadi lebih efisien dan akurat.
Pemantauan yang dilakukan secara terus-menerus juga membantu menjaga tinggi muka air tanah tetap berada pada kondisi yang aman. Dengan demikian, risiko kekeringan lahan gambut dapat ditekan sehingga upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan menjadi lebih optimal sekaligus mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Pemasangan empat unit Alat Ukur TMAT di wilayah Pontianak merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pemantauan lahan gambut. Dengan tersedianya data tinggi muka air tanah, curah hujan, dan kondisi tanah secara real-time, pengelolaan lahan dapat dilakukan dengan lebih tepat dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.
Setelah seluruh proses instalasi selesai, tim juga memberikan pendampingan kepada pihak mitra mengenai cara mengakses hasil pemantauan serta perawatan perangkat agar sistem tetap berfungsi secara optimal dalam jangka panjang. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:
Website: mertani.co.id
YouTube: mertani official
Instagram: @mertani_indonesia
Linkedin : PT Mertani
Tiktok : mertaniofficial






Comments