top of page

Perbedaan Air Bersih dan Air Layak Minum

Air sering dianggap aman selama terlihat jernih dan tidak berbau. Padahal, air bersih belum tentu otomatis menjadi air yang layak untuk diminum. Perbedaan keduanya terletak pada tujuan penggunaan serta persyaratan kualitas yang harus dipenuhi.


Di tengah kebutuhan air yang semakin tinggi, pemantauan kualitas air menjadi langkah penting untuk memastikan air tetap aman. Teknologi seperti WQMS (Water Quality Monitoring System) dapat membantu memantau kondisi air secara lebih cepat dan berkelanjutan.


Definisi Air Bersih

Secara umum, air bersih merupakan air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama higiene dan sanitasi. Dalam Permenkes No. 2 Tahun 2023, air untuk keperluan higiene dan sanitasi digunakan untuk kebutuhan higiene perorangan dan rumah tangga. Standar kualitasnya mencakup aspek fisik, mikrobiologi, dan kimia.


Sementara itu, air minum memiliki persyaratan yang lebih ketat karena harus aman untuk dikonsumsi secara langsung. Artinya, air yang digunakan untuk mandi, mencuci, atau kebutuhan rumah tangga belum tentu memenuhi persyaratan sebagai air minum.


Perbedaan Air Bersih dan Air Minum

Perbedaan paling utama terletak pada peruntukan dan tingkat keamanan. Air bersih dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sanitasi, sedangkan air minum harus memenuhi persyaratan kesehatan sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan risiko bagi tubuh.


Air minum harus memenuhi parameter wajib seperti Escherichia coli, Total Coliform, kekeruhan, TDS, pH, nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, timbal, dan beberapa parameter lainnya. Permenkes No. 2 Tahun 2023 menetapkan E. coli dan Total Coliform pada air minum harus 0 CFU/100 mL.


Parameter yang Harus Dipenuhi

Kualitas air dinilai melalui beberapa kelompok parameter, yaitu fisik, mikrobiologi, kimia, dan radioaktif. Parameter fisik antara lain suhu, TDS, kekeruhan, warna, dan bau, sedangkan parameter kimia mencakup pH, nitrat, nitrit, besi, mangan, arsen, serta timbal.


Untuk mengetahui kondisi air secara lebih cepat, WQMS (Water Quality Monitoring System) dapat digunakan sebagai sistem pemantauan berbasis sensor dan IoT. WQMS mampu memantau parameter seperti pH, suhu, COD, BOD, DO, TSS, dan ORP secara berkelanjutan sehingga perubahan kualitas air dapat diketahui lebih awal.


Risiko Jika Kualitas Air Tidak Memenuhi Standar

Air yang kualitasnya tidak memenuhi standar dapat membawa berbagai risiko, terutama apabila mengandung mikroorganisme atau bahan kimia berbahaya. Penggunaan atau konsumsi air yang tercemar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan sekaligus memberikan dampak terhadap lingkungan dan ekosistem perairan.


Pencemaran juga dapat terjadi akibat limbah domestik, aktivitas industri, pertanian, maupun peternakan. Hasil pemantauan kualitas air oleh BBWS Cidanau Ciujung Cidurian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas di sekitar daerah aliran sungai dapat meningkatkan kandungan pencemar dan memengaruhi status mutu air.


Pentingnya Pemantauan Kualitas Air

Pemantauan kualitas air diperlukan agar perubahan kondisi air dapat diketahui sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Pemerintah juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memperoleh gambaran kondisi kualitas air dan menjadi dasar dalam pengelolaan sumber daya air.


WQMS
Sumber: Mertani

Dalam penerapannya, WQMS (Water Quality Monitoring System) dapat menjadi solusi untuk pemantauan yang lebih modern. Data dari sensor dapat dikirim secara otomatis dan ditampilkan secara real-time, sehingga pengelola dapat melihat perubahan kualitas air serta mengambil tindakan lebih cepat ketika ditemukan indikasi pencemaran. Kesimpulannya, air bersih dan air minum bukanlah hal yang sama. 


Air minum membutuhkan persyaratan kesehatan yang lebih ketat karena berhubungan langsung dengan konsumsi manusia. Dengan pemantauan rutin dan dukungan teknologi WQMS, kualitas air dapat lebih mudah dikontrol sehingga keamanan air bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan dapat terus terjaga. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber

Comments


SPARING - Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam jaringan
WhatsApp

Contact Us

Get special offers tailored to your needs!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Mugiyati)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

bottom of page