Karhutla Terjadi di Banyak Daerah, Pentingnya Data Kualitas Udara Real-Time
- Marketing Mertani
- 5 hours ago
- 3 min read

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya meninggalkan kerusakan pada lingkungan, tetapi juga dapat mengubah kualitas udara di wilayah sekitar. Asap yang terbawa angin dapat membuat konsentrasi partikulat meningkat dalam waktu singkat, bahkan memengaruhi daerah yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Kondisi tersebut membuat data kualitas udara real-time semakin penting. Dengan data yang diperbarui secara berkala, perubahan kualitas udara dapat diketahui lebih cepat sehingga masyarakat maupun pihak terkait dapat mengambil langkah yang sesuai sebelum kondisi semakin memburuk.
Karhutla dan Perubahan Kualitas Udara
Saat karhutla terjadi, proses pembakaran menghasilkan asap dan berbagai polutan yang dilepaskan ke atmosfer. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah partikulat halus PM2.5 yang dapat meningkat ketika asap kebakaran menyebar ke wilayah permukiman.
Perubahan kualitas udara juga tidak selalu terjadi secara merata. Arah dan kecepatan angin, kondisi cuaca, serta lokasi kebakaran dapat memengaruhi pergerakan asap. BMKG bahkan menyediakan pemantauan sebaran asap dan konsentrasi PM2.5 secara near real-time untuk membantu melihat kondisi tersebut.
Keterbatasan Pemantauan Kualitas Udara
Pengukuran kualitas udara yang hanya dilakukan sesekali dapat memberikan gambaran pada waktu tertentu, tetapi belum tentu menunjukkan perubahan kondisi udara sepanjang hari. Padahal, konsentrasi polutan dapat berubah dengan cepat mengikuti kondisi cuaca dan pergerakan asap.
Dalam kondisi karhutla, keterlambatan mengetahui kenaikan polutan dapat menyulitkan proses pengambilan keputusan. Karena itu, pemantauan secara kontinu diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi udara yang lebih lengkap dan dapat digunakan sebagai dasar tindakan.
Manfaat Data Real-Time
Data kualitas udara real-time memungkinkan perubahan konsentrasi polutan diketahui lebih cepat. Ketika terjadi peningkatan PM2.5 atau parameter lainnya, informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan menentukan langkah pengendalian yang diperlukan.
Manfaat lainnya adalah tersedianya rekam data yang menunjukkan pola perubahan kualitas udara dari waktu ke waktu. WHO menekankan bahwa pemantauan kualitas udara secara kontinu dan konsisten penting untuk mendeteksi polutan, menyediakan informasi kepada masyarakat, serta membantu pengambilan keputusan.
Parameter Udara yang Perlu Dipantau
Dalam pemantauan kualitas udara, PM2.5 menjadi salah satu parameter penting karena partikelnya berukuran sangat kecil dan dapat menjadi indikator utama ketika terjadi pencemaran udara akibat asap. Selain PM2.5, parameter seperti PM10, SO₂, NO₂, O₃, dan hidrokarbon juga dapat dipantau untuk memberikan gambaran kondisi udara secara lebih menyeluruh.
Pemantauan juga dapat dilengkapi dengan parameter meteorologi seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, arah angin, dan kecepatan angin. Data tersebut membantu memahami kondisi atmosfer yang dapat memengaruhi penyebaran polutan dari lokasi karhutla.
Pemanfaatan AQMS untuk Pemantauan Berkelanjutan

Air Quality Monitoring System (AQMS) merupakan sistem pemantauan kualitas udara ambien yang bekerja secara otomatis dan kontinu. Sistem ini dapat beroperasi selama 24 jam dan menghasilkan data secara real-time sehingga perubahan kualitas udara dapat diketahui tanpa harus menunggu pengukuran manual berikutnya.
Dalam menghadapi dampak karhutla, keberadaan AQMS dapat membantu menyediakan informasi kondisi udara secara berkelanjutan. Data yang dihasilkan dapat digunakan untuk melihat perubahan konsentrasi polutan, mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, serta membantu pihak terkait menentukan respons ketika kualitas udara mulai memburuk.
Ketika karhutla terjadi di banyak daerah, kondisi udara dapat berubah dengan cepat dan tidak selalu mudah diprediksi hanya melalui pengamatan visual. Karena itu, data kualitas udara real-time menjadi bagian penting dalam pemantauan dampak asap karhutla.
Dengan dukungan AQMS, kondisi kualitas udara dapat dipantau secara kontinu melalui berbagai parameter. Data tersebut bukan hanya menjadi angka pemantauan, tetapi juga dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kewaspadaan, melindungi masyarakat, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:
Website: mertani.co.id
YouTube: mertani official
Instagram: @mertani_indonesia
Linkedin : PT Mertani
Tiktok : mertaniofficial
Sumber:






Comments