Instalasi SPARING di Kalimantan Utara untuk Mendukung Pemantauan Air Limbah Industri Secara Real-Time
- Marketing Mertani
- 17 hours ago
- 3 min read

Pemantauan kualitas air limbah menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan di kawasan industri. Dengan memanfaatkan teknologi pemantauan secara real-time, perusahaan dapat mengetahui kondisi air limbah setiap saat sekaligus memastikan pengelolaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, data yang diperoleh juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelaporan kepada instansi pemerintah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, tim Mertani melaksanakan instalasi SPARING (Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus-Menerus dan Dalam Jaringan) di Kalimantan Utara. Instalasi ini bertujuan membantu perusahaan memperoleh data kualitas air limbah secara otomatis sehingga proses pemantauan menjadi lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan.
Proses Keberangkatan dan Persiapan Instalasi
Kegiatan dinas dimulai pada 27 Juni 2026 dengan keberangkatan tim menuju lokasi instalasi di Kalimantan Utara. Setelah tiba di lokasi, tim memanfaatkan waktu pada 28 hingga 29 Juni 2026 untuk melakukan berbagai persiapan sebelum proses pemasangan perangkat dimulai.
Persiapan tersebut meliputi pengecekan lokasi pemasangan, pemeriksaan kondisi perangkat, serta memastikan seluruh komponen telah siap digunakan. Tahapan ini dilakukan agar proses instalasi dapat berjalan dengan lancar dan meminimalkan potensi kendala ketika perangkat mulai dipasang di lapangan.
Pelaksanaan Instalasi SPARING
Memasuki 30 Juni 2026, tim mulai melaksanakan instalasi perangkat SPARING yang berlangsung selama kurang lebih tiga hingga empat hari. Seluruh tahapan pemasangan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar instalasi agar sistem dapat beroperasi secara optimal setelah selesai dipasang.
Setelah proses instalasi selesai, pada 7 Juli 2026 dilakukan validasi pembacaan sensor oleh pihak laboratorium. Proses validasi berlangsung selama satu hari untuk memastikan hasil pengukuran telah sesuai. Selanjutnya, tim melaksanakan pekerjaan finishing, pemeriksaan akhir sistem, dan persiapan sebelum kembali dari lokasi proyek.
Kolaborasi Tim Mertani dan Mitra

Instalasi SPARING dilaksanakan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan kawasan industri terpadu di Kalimantan Utara. Selama kegiatan berlangsung, tim Mertani berkoordinasi secara aktif dengan pihak perusahaan agar setiap tahapan instalasi dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Selama proses pemasangan, kegiatan juga didampingi langsung oleh supervisor lapangan, manajer, serta pengelola instalasi pengolahan air dari pihak perusahaan sehingga proses koordinasi, pengujian, dan penyelesaian pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
Parameter yang Dipantau oleh SPARING
Pada instalasi ini, perangkat SPARING digunakan untuk memantau lima parameter utama, yaitu pH, COD (Chemical Oxygen Demand), TSS (Total Suspended Solid), Amonia, dan Debit. Selain itu, perangkat ini juga terintegrasi dengan sensor flowmeter. Seluruh parameter tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam menggambarkan kondisi kualitas air limbah yang dihasilkan perusahaan.
Parameter pH digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan air limbah. COD berfungsi mengukur kebutuhan oksigen kimia yang diperlukan untuk menguraikan bahan organik di dalam air, sedangkan TSS digunakan untuk mengetahui jumlah padatan tersuspensi yang memengaruhi tingkat kekeruhan air.
Selain itu, Amonia dipantau untuk mengetahui kandungan senyawa amonia yang berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan apabila kadarnya melebihi batas yang ditetapkan. Sementara itu, parameter Debit digunakan untuk mengukur volume aliran air limbah sehingga jumlah air yang dibuang dapat diketahui secara akurat.
Tujuan Implementasi SPARING
Penerapan SPARING bertujuan untuk membantu perusahaan memantau kualitas air limbah secara real-time sebelum dilepaskan ke lingkungan. Data hasil pemantauan nantinya digunakan sebagai bahan pelaporan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain memenuhi kebutuhan pelaporan, sistem ini juga membantu perusahaan memperoleh data yang lebih cepat dan akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Dengan adanya pemantauan yang berlangsung secara terus-menerus, potensi perubahan kualitas air limbah dapat diketahui lebih dini sehingga tindakan penanganan dapat segera dilakukan.
Manfaat Penerapan SPARING

Implementasi SPARING memberikan manfaat dalam meningkatkan efektivitas pengawasan kualitas air limbah karena seluruh data diperoleh secara otomatis dan dapat dipantau setiap saat. Hal ini mengurangi ketergantungan pada proses pengukuran manual serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Di sisi lain, data yang tersimpan secara digital mempermudah proses evaluasi maupun pelaporan kepada pemerintah. Melalui sistem pemantauan yang berkelanjutan, perusahaan juga dapat menjaga kepatuhan terhadap regulasi lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan air limbah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:
Website: mertani.co.id
YouTube: mertani official
Instagram: @mertani_indonesia
Linkedin : PT Mertani
Tiktok : mertaniofficial






Comments