top of page

Pengaruh Polusi Plastik terhadap Ekosistem Air dan Kehidupan Laut


a
Sumber : National Graphic Indonesia

Pengaruh Polusi Plastik terhadap Ekosistem Air dan Kehidupan Laut adalah efek negatif yang ditimbulkan oleh peningkatan jumlah plastik yang mencemari perairan laut dan lingkungan sekitarnya. Hal ini berdampak serius pada berbagai aspek ekosistem perairan dan makhluk laut yang mendiami lingkungan tersebut. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai pengaruh polusi plastik terhadap ekosistem air dan kehidupan laut:

  1. Kematian Hewan Laut

s
Sumber : Kompas.com

Plastik yang mencemari perairan sering kali dapat dimakan oleh hewan laut, seperti ikan, burung laut, penyu, dan mamalia laut. Plastik ini dapat merusak sistem pencernaan hewan-hewan tersebut dan bahkan menyebabkan kematian. Terutama, hewan laut yang salah makan plastik dapat mengalami penyumbatan usus, yang berakibat fatal.


2. Mikroplastik

s
Sumber : Citarum Harum

Polusi plastik juga mencakup mikroplastik, yang merupakan fragmen plastik kecil yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Mikroplastik tersebar luas di perairan laut dan dapat dimakan oleh organisme laut yang lebih kecil, seperti plankton. Ini dapat memasukkan plastik ke dalam rantai makanan laut, dengan potensi untuk mencemari ikan dan hewan laut yang lebih besar.


3. Gangguan Terumbu Karang

a
Kompas.com

Terumbu karang, ekosistem yang sangat penting dan beragam, juga terkena dampak polusi plastik. Plastik yang mencemari perairan dapat merusak terumbu karang dengan menyumbat rongga-rongga karang dan mengganggu pertukaran oksigen yang diperlukan oleh karang. Selain itu, mikroplastik yang mencemari perairan juga dapat merusak organisme terumbu karang.


4. Kehilangan Habitat dan Kerusakan Ekosistem

d
Sumber : Kumparan.com

Polusi plastik dapat menciptakan "pulau plastik" di lautan, yang dapat mengganggu habitat laut dan menghancurkan ekosistem. Plastik juga dapat mengapung di permukaan laut dan menghalangi sinar matahari masuk ke lapisan air yang lebih dalam, berdampak pada ekosistem di bawahnya. Tindakan untuk mengurangi polusi plastik terhadap ekosistem air dan kehidupan laut sangat penting untuk melindungi lingkungan laut dan berbagai organisme yang hidup di dalamnya. Berikut beberapa tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi polusi plastik:

  1. Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seperti kantong plastik, botol air plastik, dan sedotan plastik, adalah langkah utama dalam mengurangi polusi plastik. Beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti kantong kain, botol minum tahan lama, dan sedotan logam atau kertas, adalah langkah yang positif.

  2. Daur Ulang Plastik: Mendukung program daur ulang plastik untuk memastikan bahwa plastik yang digunakan dapat didaur ulang kembali menjadi produk baru. Pemisahan sampah dan pengumpulan plastik daur ulang di rumah atau di komunitas dapat membantu mengurangi limbah plastik.

  3. Edukasi dan Kesadaran: Peningkatan kesadaran masyarakat tentang dampak polusi plastik dan pentingnya tindakan pengurangan plastik sangat penting. Kampanye pendidikan dan informasi mengenai masalah ini dapat membantu mengubah perilaku konsumen.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengaruh Polusi Plastik terhadap Ekosistem Air dan Kehidupan Laut. Apabila anda ingin mengetahui informasi-informasi terbaru lainnya mengenai perkebunan dan pertanian, anda dapat mengunjungi kami di:


Instagram: @mertani_indonesia

Linkedin : PT Mertani

Tiktok : mertaniofficial


Sumber:


96 views0 comments

Comments


WhatsApp
bottom of page