top of page

Instalasi Perangkat Automatic Water Level Recorder di Depok, Jawa Barat

Updated: Jul 9

Instalasi AWLR Submersible Mertani
Bentuk kabel yang dipasangi Sensor Submersible (Sumber Pribadi)

Pemantauan tinggi muka air di dalam sumur merupakan hal yang krusial dalam manajemen sumber daya air. Tinggi muka air yang tepat dapat memberikan informasi penting tentang ketersediaan air, perubahan musiman, dan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, penggunaan AWLR menjadi sangat relevan. AWLR adalah perangkat canggih yang dirancang khusus untuk mengukur secara akurat tinggi muka air di dalam sumur. Dengan sensor submersible yang ditempatkan di dalam sumur, AWLR mampu memberikan data real-time tentang fluktuasi tinggi muka air. Hal ini memungkinkan para pengelola sumber daya air untuk melakukan pengambilan keputusan yang tepat waktu dan efektif. Penggunaan AWLR sangat penting dalam berbagai konteks, mulai dari irigasi pertanian, manajemen banjir, hingga pengelolaan sumur bor untuk pasokan air bersih. Dengan memantau tinggi muka air secara terus-menerus, risiko kekeringan atau banjir dapat diminimalkan, sementara efisiensi penggunaan air dapat ditingkatkan. Lantas seperti apa perjalanan tim Mertani dalam merealisasikan perangkat tersebut terinstalasi dengan baik di tempatnya? Mari simak artikel berikut ini.


Sekilas tentang Automatic Water Level Mertani Submersible

Tim Mertani melakukan instalasi perangkat di Kantor Kecamatan Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat dengan perangkat yang diinstalasi pada saat itu adalah perangkat Automatic Water Level Recorder dengan tipe sensor Submersible. Tipe sensor ini dipilih karena fungsinya yang khusus dirancang untuk diletakkan jauh di dalam air, sesuai dengan makna dari kata "Submersible" yang berarti mampu beroperasi di bawah permukaan air, mirip dengan kapal selam. Sensor yang dipasang pada AWLR ini memiliki panjang berkisar 70 meter dan ditempatkan di dalam sumur. Sumur yang menjadi lokasi instalasi alat AWLR ini memiliki kedalaman total sekitar 80 meter. Meskipun demikian, pengukuran yang dilakukan hanya mencakup kedalaman hingga 30 meter saja. Ini sesuai dengan keinginan perusahaan mitra yang apabila nanti air di dalam sumur turun terlalu surut, maka perusahaan mitra yang akan mengukur kabelnya sendiri ke bawah sumur sesuai dengan kedalaman yang diinginkan. Sedangkan, ketinggian air dari permukaan tanah ke dalam sumur adalah 3,8 meter. Dengan panjang kabel sensor yang mencapai 70 meter, perangkat ini menawarkan fleksibilitas dan jangkauan yang cukup luas untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengukuran. Perangkat Automatic Water Level Recorder ini dilengkapi dengan dua parameter utama, yaitu Water Level (ketinggian muka air) dan Suhu Box (suhu di dalam kotak kontrol).


Proses Instalasi Automatic Water Level Recorder di Depok

Tahun 2024 ini, Tim Mertani telah berhasil melakukan intalasi AWLR atau Automatic Water Level Recorder type Submersible. Bapak Indi, selaku staf dari perusahaan mitra, turut mendampingi jalannya proses instalasi dari awal hingga akhir. Kehadiran Bapak Indi bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi yang solid antara tim Mertani dan perusahaan mitra. Partisipasi aktif dari perusahaan mitra ini menunjukkan kerjasama yang erat dan sinergi yang baik dalam mencapai keberhasilan instalasi perangkat AWLR. Perusahaan mitra yang bekerja sama dengan Mertani ini bergerak di bidang kontraktor, yang tentunya memiliki pengalaman dan keahlian dalam menangani proyek-proyek konstruki. Dukungan mereka sangat berharga, terutama dalam memastikan bahwa semua tahapan instalasi berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Seluruh proses instalasi ini mencerminkan komitmen bersama dari tim Mertani dan perusahaan mitra dalam menghadirkan solusi pemantauan air yang handal dan akurat.


Instalasi AWLR Submersible Mertani
Potret kabel yang dipasangi Sensor Submersible masuk ke dalam sumur (Sumber Pribadi)

Dengan adanya perangkat AWLR ini, diharapkan pengelolaan sumber daya air di Kantor Kecamatan Beji, Kota Depok, dapat dilakukan dengan lebih baik dan efisien. Keberhasilan instalasi ini juga menjadi bukti nyata dari kerjasama yang baik antara kedua belah pihak, yang diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Instalasi ini berjalan dalam kurun waktu 3 sampai 4 jam saja, menunjukkan kecekatan tim Mertani dalam proses instalasi. Hal ini mencerminkan profesionalisme dan efisiensi tim dalam menangani proyek. Tujuan dipasangnya perangkat AWLR ini adalah untuk mengukur ketinggian muka air yang berada di dalam sumur tersebut, yang sangat penting untuk pemantauan dan pengelolaan sumber daya air. AWLR tipe Sensor Submersible ini dilengkapi dengan kabel panjang yang masuk ke dalam sumur. Pada kabel tersebut, diletakkan sensor submersible yang berinteraksi langsung dengan air. Sensor ini bertugas untuk mendeteksi perubahan ketinggian muka air secara real-time. Dalam operasionalnya, kabel tersebut dapat diulur atau ditarik sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari perusahaan mitra, memberikan fleksibilitas dalam pengukuran di berbagai kondisi sumur. Pada instalasi AWLR kali ini, tim Mertani menghabiskan waktu sampai tiga kali keberangkatan untuk memastikan semua perangkat dapat digunakan dengan baik dan berfungsi optimal. Keberangkatan pertama dilakukan pada Hari Sabtu, tepatnya tanggal 9 Desember 2023. Pada kesempatan ini, tim Mertani fokus pada pemasangan controller box atau data logger Mertani., solar panel, dan MPPT.

Pemasangan ini memakan waktu satu hari penuh, mengingat pentingnya memastikan bahwa controler box terpasang dengan benar dan siap untuk mengintegrasikan data dari sensor, solar panel sebagai fasilitator pengisian daya battery, dan MPPT untuk memeriksa output dari panel surya. Setelah selesai dengan instalasi controller box, solar panel, dan MPPT, selang waktu kurang lebih satu bulan kemudian, pada hari Sabtu, tanggal 6 Januari 2024, tim Mertani kembali ke Depok untuk menginstalasi sensor submersible. Pemasangan sensor ini merupakan tahap kritis karena sensor harus ditempatkan dengan posisi yang tepat untuk mendapatkan data yang akurat. Selang 11 hari dari instalasi sensor, tim Mertani kembali ke Kantor Kecamatan Beji, Kota Depok dengan tujuan mengupdate firmware perangkat. Firmware adalah kode atau program yang memungkinkan hardware dapat beroperasi secara efektif. Update firmware ini penting untuk memastikan bahwa sistem bekerja dengan versi perangkat lunak terbaru yang mungkin mengandung perbaikan bug, peningkatan performa, dan fitur-fitur baru yang dapat mendukung operasional perangkat secara lebih baik. 

Instalasi AWLR Submersible Mertani
Bentuk Data Logger Mertani (Sumber Pribadi)

Keseluruhan proses instalasi ini, meskipun memerlukan beberapa kali kunjungan, menunjukkan komitmen tim Mertani dalam memberikan layanan terbaik dan memastikan bahwa setiap komponen perangkat berfungsi dengan sempurna. Dengan adanya AWLR ini, diharapkan pengelolaan air di sumur dapat dilakukan dengan lebih baik dan efisien, memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan mitra. Dapatkan informasi lainnya seputar ilmu lingkungan dan pertanian dengan cara mengunjungi kami di:


Website: mertani.co.id

Instagram: @mertani_indonesia 

Linkedin : PT Mertani

Tiktok : mertaniofficial 



23 views0 comments

Σχόλια


WhatsApp
bottom of page