top of page

Inovasi Teknologi dalam Perkebunan


Inovasi Pertanian-Mertani
Sumber: ( mediatani.co )

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa kemajuan teknologi pada saat ini, menyediakan berbagai fasilitas untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para petani dalam pengelolaan produk perkebunan. Lalu, ada inovasi apa aja sih, yang sudah diterapkan untuk memajukan perkebunan dan pertanian di Indonesia? Nah, pada artikel kali ini Mertani akan menjelaskan tentang berbagai inovasi yang sudah diterapkan untuk membantu perkebunan di Indonesia. Perkebunan menjadi salah satu sektor ekonomi yang menjanjikan bagi Indonesia, hal ini karena dari perkebunan itu sendiri dapat menghasilkan berbagai jenis komoditas seperti kelapa sawit, kopi, teh, karet, dan berbagai jenis produk pertanian lainnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman, terutama di era saat ini yang sudah mengandalkan berbagai teknologi untuk kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, teknologi juga telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor perkebunan. Inovasi teknologi yang terjadi pada perkebunan, bertujuan untuk meningkatkan berbagai produktivitas, efisiensi produk pertanian, dan keberlanjutan lingkungan. Berikut akan kami jelaskan mengenai berbagai inovasi teknologi dalam perkebunan yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.


Penggunaan Drone untuk Pemantauan dan Pemeliharaan Tanaman

drone-Mertani
Sumber: ( robokits.co.in )

Salah satu inovasi teknologi canggih dan terbaru yang sudah diterapkan pada perkebunan di Indonesia adalah, penggunaan drone untuk pemantauan dan pemeliharaan tanaman. Pada beberapa tahun terakhir, penggunaan drone sudah menjadi hal yang umum di sektor perkebunan. Drone yang biasa digunakan memberikan berbagai manfaat dan kemudahan bagi para petani untuk mengumpulkan data dan melakukan identifikasi masalah pada tanaman dengan cepat dan efisien, sehingga dapat diatasi dengan mudah dan tepat waktu. Drone juga biasa digunakan untuk melakukan pemetaan terhadap lahan perkebunan, para petani dapat memantau keadaan lahan dan tanaman dengan lebih praktis. Selain itu, drone juga biasa digunakan untuk melakukan penyemprotan pestisida supaya lebih akurat, hal ini untuk menghindari penyemprotan pestisida secara berlebihan yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada tanaman. Para petani yang menggunakan drone dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pada pemantauan keadaan tanaman, hingga penyelesaian masalah pada keadaan lahan.


Penggunaan Sensor dan Internet of Things (IoT)

Selain drone, sensor dan teknologi IoT atau Internet of Things juga sudah menjadi teknologi yang ramai diterapkan di perkebunan untuk memantau kondisi lahan dan pemeliharaan tanaman yang dapat dilakukan secara real-time. Kebutuhan nutrisi bagi produk tanaman, meliputi berbagai unsur seperti ketersediaan tanah yang sesuai sebagai media tanam, penggunaan pupuk yang sehat bagi produk tanaman, serta kecukupan dan kualitas air. Pada sebuah perkebunan, penting sekali bagi para petani memerhatikan kualitas air untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Air yang digunakan untuk menyiram tanaman harus memenuhi kebutuhan nutrisi bagi setiap produk perkebunan, agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

WQMS-Metani
Water Quality Monitoring System ( Sumber Pribadi )

Melalui teknologi saat ini, pemantauan kualitas air yang petani gunakan dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Water Quality Monitoring System (WQMS) dari Mertani, dapat membantu para petani dalam memilih air yang digunakan untuk menyiram ataupun memenuhi nutrisi pada tanaman. Water Quality Monitoring System dapat melakukan pemantauan air secara terus menerus, mulai dari pH air, suhu air, COD, BOD, DO, TSS, ORP, dan sebagainya untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Pemantauan kualitas air dengan WQMS dapat kita akses di berbagai keadaan yang tidak memungkinkan, hal ini karena WQMS Mertani dilengkapi dengan sensor dengan Internet of Things, sebagai unsur utama dalam pemantauan kualitas air. Water Quality Monitoring System menyediakan software khusus untuk mendapatkan data dari pemantauan kualitas air di mana pun dan kapan pun, melalui smartphone ataupun PC. Berdasarkan parameter ini, petani dapat menentukan keputusan yang tepat agar kualitas air yang akan digunakan dapat terjaga, dan layak untuk perawatan tanaman.


Penggunaan Sistem Otomatisasi dalam Pengolahan Hasil Panen

Teknologi otomatisasi saat ini juga semakin umum untuk digunakan dalam pengolahan dan meningkatkan hasil panen di perkebunan. Sistem otomatisasi memungkinkan untuk mengolah produk pertanian menjadi lebih cepat dan akurat. Penggunaan sensor, sistem kontrol, dan robotik pada sistem otomatisasi dapat dilakukan secara otomatis dan tidak perlu menggunakan bantuan tenaga kerja manual. Selain itu, sistem otomatisasi dapat mengurangi risiko kesalahan manusia pada proses pemilihan hasil panen, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk menjadi lebih konsisten dan terjamin. Sistem otomatisasi membantu petani untuk mengurangi waktu dan biaya tambahan dalam proses pengerjaan, hal ini dapat meningkatkan efisiensi produksi, dengan memanfaatkan teknologi otomatisasi, petani dapat meningkatkan kualitas produk hasil pertanian sehingga dapat bersaing di pasar yang ketat.


Penggunaan Pupuk dan Pestisida Ramah Lingkungan

Pupuk Alamai-Mertani
Sumber: ( iStock )

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa pupuk merupakan salah satu unsur penting untuk meningkatkan kualitas hasil produksi tanaman. Maka dari itu, para petani perlu menggunakan pupuk maupun pestisida yang ramah lingkungan untuk menjaga kestabilan lingkungan dan hasil panen yang sesuai. Selain teknologi canggih di bidang pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida yang ramah lingkungan menjadi hal yang umum ditemukan dalam perkebunan. Pupuk dan pestisida yang digunakan terbuat dari bahan-bahan alami yang terjamin lebih aman bagi lingkungan. Pestisida yang digunakan juga hanya memiliki tingkat racun yang rendah, sehingga tetap aman untuk digunakan pada tanaman.

Hal ini membuat petani dapat meningkatkan kualitas produk mereka dan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan. Penggunaan pupuk dan pestisida yang ramah lingkungan begitu penting bagi perusahaan perkebunan. Selain mampu mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi pada lingkungan, penggunaaan pupuk dan pestisida yang ramah lingkungan juga dapat membantu meningkatkan kualitas hasil panen dan nilai jual produk. Selain itu, penggunaan pestisida ini dapat mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman, tanpa merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Saat menggunakan pupuk dan pestisida ramah lingkungan, perusahaan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Inovasi teknologi yang berkembang di lingkungan masyarakat, terutama di bidang pertanian memberikan dampak positif bagi para petani. Teknologi yang tercipta dapat membantu meningkatkan kualitas produk pertanian, untuk terus bersaing di pasaran. Nah, itulah penjelasan mengenai inovasi teknolgi di bidang pertanian. Dapatkan informasi lainnya seputar ilmu pertanian dan perkebunan dengan cara mengunjungi kami di:


Instagram: @mertani_indonesia

Linkedin : PT Mertani

Tiktok : mertaniofficial


Sumber:






367 views3 comments

3 comentarios


RIDO SUSEPTO
RIDO SUSEPTO
02 may 2023

Mungkin para tanaman membutuhkan pupuk, tapi yang aku butuhkan hanyalah seorang 🥰

Me gusta
Restu Setiawan
Restu Setiawan
02 may 2023
Contestando a

puput?

Me gusta
WhatsApp
bottom of page