top of page

Internet of Things (IoT) dalam Pertanian: Revolusi Teknologi untuk Masa Depan Agrikultur

Pertanian modern bukan hanya sekedar mengandalkan insting atau pengalaman saja, kini data lingkungan memiliki peran yang sangat penting untuk mengambil keputusan agar keputusan yang diambil bisa lebih akurat, efisien dan berbasis data. Tanpa data yang tepat, petani berisiko melakukan kesalahan dalam menentukan kapan harus menanam, berapa banyak air yang dibutuhkan, hingga bagaimana mengantisipasi perubahan cuaca. Di sinilah Internet of Things (IoT) hadir dalam sebagai revolusi teknologi untuk masa depan agrikultur.


Apa itu IoT dalam Konteks Pertanian?

Internet of Things atau IoT adalah jaringan perangkat yang saling terhubung melalui internet, memungkinkan pengumpulan, analisis, dan pertukaran data secara otomatis. Dalam konteks pertanian, IoT berarti penggunaan sensor, perangkat pintar, hingga sistem berbasis cloud untuk memantau kondisi lingkungan dan tanaman secara real-time. Dengan kata lain, IoT menjadi “mata dan telinga digital” bagi para petani untuk memahami kondisi lahan mereka.


Automatic Weather Station (AWS) dalam Mendukung Revolusi Teknologi untuk Masa Depan Agrikultur

Salah satu perangkat penting dalam penerapan IoT di pertanian adalah Automatic Weather Station (AWS). Perangkat ini berfungsi sebagai stasiun cuaca otomatis yang dapat mengukur berbagai parameter lingkungan dan mengirimkannya secara langsung ke pusat data.


AWS berfungsi untuk memberikan informasi cuaca secara akurat dan real-time. Data ini digunakan oleh para petani maupun para pemangku kepentingan lainnya untuk menentukan keputusan penting seperti kapan harus melakukan penyemprotan, bagaimana mengatur irigasi, atau kapan waktu terbaik untuk panen. Dengan AWS, prediksi tidak lagi sekadar perkiraan, melainkan berbasis pada data nyata di lokasi lahan.


Komponen Utama AWS

1. Sensor Suhu Udara

Sensor ini berfungsi mengukur suhu udara di sekitar lahan pertanian. Data suhu sangat penting untuk mengetahui kondisi iklim mikro yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Dengan informasi suhu, petani bisa mengantisipasi risiko stress panas, mengatur waktu tanam, hingga memilih varietas tanaman yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan.


2. Sensor Kelembapan Udara

Kelembapan udara sangat memengaruhi proses fisiologis tanaman, termasuk transpirasi dan fotosintesis. Sensor kelembapan udara membantu petani mengetahui kondisi atmosfer, sehingga dapat mengatur kebutuhan irigasi atau pelindung tanaman. Dengan begitu, tanaman tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit akibat kelembapan berlebih.


3. Sensor Tekanan Udara

Tekanan udara berhubungan erat dengan cuaca. Sensor ini digunakan untuk memantau perubahan tekanan atmosfer yang dapat menjadi indikator terjadinya hujan atau perubahan iklim mendadak. Informasi tekanan udara membantu petani lebih waspada terhadap risiko cuaca ekstrem yang dapat merusak lahan pertanian.


4. Sensor Kecepatan dan Arah Angin

Sensor angin berfungsi mengukur arah dan kecepatan angin. Data ini penting terutama dalam aktivitas penyemprotan pestisida dan pupuk cair. Jika angin terlalu kencang, penyemprotan bisa gagal dan bahkan berbahaya bagi lingkungan. Dengan sensor ini, petani dapat menentukan waktu penyemprotan yang paling aman dan efektif.


5. Sensor Curah Hujan

Sensor curah hujan mencatat jumlah dan intensitas hujan yang turun di suatu area. Informasi ini membantu petani mengetahui ketersediaan air alami di lahan, sehingga bisa menyusun jadwal irigasi dengan lebih tepat. Dengan data curah hujan, penggunaan air menjadi lebih efisien dan risiko kelebihan maupun kekurangan air bisa dihindari.


6. Sensor Radiasi Matahari

Sensor ini mengukur intensitas cahaya matahari yang diterima tanaman. Data ini penting untuk mengoptimalkan proses fotosintesis. Dengan informasi radiasi matahari, petani dapat menyesuaikan teknik budidaya, seperti pemasangan naungan atau pengaturan jarak tanam.


7. Sensor Suhu Tanah

Sensor ini mengukur temperatur tanah yang sangat memengaruhi proses perkecambahan, pertumbuhan akar, dan aktivitas mikroorganisme. Suhu tanah yang ideal membuat akar lebih mudah menyerap nutrisi. Data sensor ini membantu petani menentukan waktu tanam terbaik serta menjaga kualitas lahan.


8. Sensor Kelembapan Tanah

Sensor ini mendeteksi kadar air di dalam tanah. Data kelembapan tanah membantu petani mengetahui kapan lahan memerlukan penyiraman, sekaligus mencegah kelebihan air yang bisa menyebabkan busuk akar. Dengan demikian, penggunaan air lebih hemat dan pertumbuhan tanaman lebih optimal.


Manfaat AWS dalam Pengambilan Keputusan Pertanian

  1. Optimasi Irigasi dan Pemakaian Air

Dengan data kelembapan tanah dan curah hujan, petani bisa mengatur kapan harus menyiram tanaman. Hal ini mencegah pemborosan air sekaligus menjaga kesehatan tanaman.


  1. Efisiensi Penggunaan Pupuk dan Pestisida

AWS membantu petani menentukan waktu terbaik untuk pemberian pupuk atau pestisida. Data cuaca yang akurat mencegah pupuk terbuang karena hujan atau penyemprotan gagal akibat kondisi angin yang tidak tepat.


  1. Pencegahan Hama dan Penyakit Tanaman

Beberapa penyakit tanaman sangat dipengaruhi oleh kelembapan dan suhu. Dengan pemantauan melalui AWS, petani dapat melakukan langkah pencegahan sebelum penyakit menyebar luas.


  1. Perencanaan Waktu Tanam dan Panen

Data cuaca jangka panjang memungkinkan petani menentukan waktu tanam dan panen yang lebih tepat. Hal ini sangat penting untuk menghindari gagal panen akibat cuaca yang tidak menentu.


  1. Mitigasi Risiko Cuaca Ekstrem

Fenomena iklim seperti hujan lebat, kekeringan, atau angin kencang bisa merusak lahan pertanian. Dengan AWS, petani bisa mendapatkan peringatan dini dan melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi kerugian.


Sumber: Pribadi
Sumber: Pribadi

Mertani telah lama hadir menjadi mitra terbaik dalam menghadirkan solusi untuk sistem pemantauan cuaca untuk kebutuhan agribisnis. Melalui sistem yang terintegrasi dengan berbagai jenis sensor, perangkat Automatic Weather Station (AWS) yang dimiliki oleh Mertani dapat memantau kondisi cuaca di kawasan perkebunan selama 24 jam non stop secara otomatis. Dengan demikian, informasi cuaca yang didapatkan secara real-time sangat akurat dan bermanfaat sebagai dasar dalam setiap pengambilan keputusan. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber:


Comments


WhatsApp

Contact Us

Get special offers tailored to your needs!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Puspa)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

Thanks for submitting!

bottom of page