top of page

Instalasi Automatic Water Level Recorder pada Lahan Gambut di Kota Sambas dan Pahauman, Provinsi Kalimantan Barat


AWLR Mertani
Sumber: Pribadi

Artikel ini membahas tentang perjalanan dan usaha Tim Mertani dalam menginstalasi perangkat Automatic Water Level Recorder (AWLR) di dua kota di Kalimantan Barat, yaitu Kota Sambas dan Kota Pahauman. Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif untuk memonitoring lahan gambut di perkebunan kelapa sawit, dengan tujuan menjaga keberlanjutan lingkungan melalui teknologi canggih. Dalam artikel ini, dijelaskan secara rinci proses instalasi, tantangan yang dihadapi, solusi yang diterapkan, serta pelatihan yang diberikan kepada perusahaan mitra mengenai penggunaan dan pengelolaan data dari perangkat AWLR. Melalui pengalaman ini, Tim Mertani menunjukkan dedikasi dan profesionalisme mereka dalam memberikan layanan IoT (Internet of Things) yang inovatif untuk mendukung industri di berbagai bidang. Artikel ini tidak hanya menggambarkan aspek teknis dari instalasi perangkat, tetapi juga menyoroti kolaborasi yang erat antara Tim Mertani dan perusahaan mitra dalam mencapai tujuan bersama.

 

Awal Keberangkatan

Tim Mertani melakukan perjalanan udara menuju Kalimantan Barat pada hari Senin, tanggal 13 Mei 2024 lalu. Perjalanan ini diawali dengan transit terlebih dahulu satu hari di Jakarta, mulai dari tanggal 13 Mei hingga tanggal 14 Mei 2024. Pada tanggal 14 Mei 2024 pukul 5 sore, tim tersebut melanjutkan penerbangan menuju Kalimantan Barat. Sesampainya di Kalimantan Barat, Tim Mertani memiliki dua tujuan utama, yaitu Kota Sambas dan Kota Pahauman. Kedua kota ini merupakan lokasi instalasi perangkat Automatic Water Level Recorder (AWLR). Alat AWLR ini dipilih untuk memonitoring lahan gambut di perkebunan kelapa sawit. Pemasangan perangkat ini bertujuan untuk memantau dan mencatat parameter TMAT (Tinggi Muka Air Tanah), yang sangat penting untuk mengamati fluktuasi muka air di lahan gambut.


Proses Instalasi Perangkat AWLR (Automatic Water Level Recorder)

Instalasi perangkat yang pertama dilakukan di Kota Sambas. Proses instalasi ini dimulai pada pagi hari, dengan Tim Mertani yang sudah siap sejak dini hari untuk memulai pekerjaan. Pada kali ini, tim Mertani hanya membutuhkan waktu setengah hari saja untuk menyelesaikan seluruh proses instalasi, meskipun sempat menghadapi beberapa kendala di lapangan. Pada proses instalasi di Kota Sambas, Tim Mertani tidak bekerja sendiri. Mereka dibantu oleh perusahaan mitra yang turut hadir dalam proses tersebut. Perusahaan mitra diwakili oleh Bapak Sugandi, yang menjabat sebagai mandor di wilayah tersebut. Kehadiran Bapak Sugandi sangat membantu dalam memperlancar proses instalasi, terutama dalam koordinasi dengan pihak lokal.

Instalasi AWLR di Provinsi Kalimantan Barat
Sumber Pribadi

Setelah berhasil menyelesaikan instalasi, Tim Mertani kembali ke mess untuk beristirahat sejenak dan memulihkan tenaga. Namun, pekerjaan mereka belum berhenti sampai di situ. Tim Mertani melanjutkan pengerjaan proyek ke tahap berikutnya, yaitu memberikan pelatihan penggunaan perangkat AWLR kepada pihak terkait. Pelatihan ini mencakup pengenalan perangkat AWLR secara mendetail, termasuk cara pengoperasian dan fungsinya. Selain itu, Tim Mertani juga memberikan pelatihan tentang cara mengakses dan mengunduh data yang terkumpul dari perangkat AWLR. Pelatihan ini bertujuan agar pihak lokal, khususnya yang bertanggung jawab atas pemantauan lahan gambut, dapat menggunakan perangkat tersebut dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, data yang diperoleh dari perangkat AWLR dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengelolaan lahan gambut yang lebih baik. Kegiatan instalasi perangkat AWLR dilakukan dengan cermat dan teliti oleh Tim Mertani, mengingat pentingnya data yang akan dihasilkan oleh alat ini. Data TMAT yang akurat akan membantu dalam mengelola lahan gambut dengan lebih baik, terutama dalam mengantisipasi perubahan ketinggian air yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kelapa sawit dan kondisi lingkungan sekitar. Dengan adanya pemantauan yang kontinu, diharapkan lahan gambut di perkebunan kelapa sawit dapat dikelola secara lebih berkelanjutan dan efisien.

Instalasi perangkat AWLR (Automatic Water Level Recorder) oleh Tim Mertani di Kota Sambas selesai dengan sukses. Setelah menyelesaikan tugas tersebut, tim segera berkoordinasi dengan perusahaan mitra yang berada di Kota Pahauman untuk persiapan instalasi perangkat selanjutnya. Tim Mertani kemudian melanjutkan perjalanan dari Kota Sambas ke Kota Pahauman pada hari Jumat sore. Tim tiba di Kota Pahuman pada hari Sabtu sekitar pukul 3 pagi. Sesampainya di Kota Pahauman, Tim Mertani beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga sebelum memulai instalasi perangkat. Instalasi perangkat AWLR dimulai pada keesokan harinya, Sabtu pagi, dan seluruh proses instalasi selesai pada pukul 2 siang. Dalam proses instalasi kali ini, Tim Mertani didampingi oleh Bapak Anas, seorang staff dari perusahaan mitra yang bertugas di wilayah tersebut. Kehadiran Bapak Anas sangat membantu dalam kelancaran proses instalasi dan koordinasi di lapangan. Seperti yang dilakukan di Kota Sambas, setelah instalasi selesai, Tim Mertani juga mengadakan sesi pelatihan atau training kepada perusahaan mitra di Kota Pahauman. Pelatihan ini mencakup penggunaan perangkat AWLR secara rinci, termasuk cara pengoperasian dan fungsinya. Selain itu, tim juga memperkenalkan sistem penyimpanan data berbasis cloud, yaitu dashboard Mertani. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pihak mitra dapat mengakses dan mengelola data yang terkumpul dari perangkat AWLR dengan mudah dan efisien. Setelah menyelesaikan semua tugas di Kota Pahuman, Tim Mertani akhirnya kembali pulang ke Yogyakarta pada hari Sabtu, tanggal 18 Mei 2024. Pengalaman ini menambah cerita baru bagi Mertani sebagai penyedia layanan IoT (Internet of Things) untuk berbagai industri di berbagai bidang. Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen Mertani dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui teknologi canggih.

Instalasi AWLR di Provinsi Kalimantan Barat
Sumber Pribadi

  Perjalanan dan usaha Tim Mertani dalam menginstalasi perangkat AWLR di Kota Sambas dan Kota Pahuman menunjukkan dedikasi mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk pemantauan lahan gambut yang lebih baik. Meskipun menghadapi berbagai tantangan teknis, tim berhasil menyelesaikan instalasi dengan sukses dan memberikan pelatihan kepada mitra lokal untuk memastikan penggunaan perangkat yang optimal. Keberhasilan ini menegaskan komitmen Mertani sebagai penyedia layanan IoT yang inovatif dan andal dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan efisiensi industri.

Dapatkan informasi lainnya seputar ilmu lingkungan dan pertanian dengan cara mengunjungi kami di:


Website: mertani.co.id

Instagram: @mertani_indonesia 

Linkedin : PT Mertani

Tiktok : mertaniofficial 

 


18 views0 comments

ความคิดเห็น


WhatsApp
bottom of page