top of page

Mengapa Kebakaran Gambut Bisa Terus Membara di Bawah Permukaan?

Kebakaran gambut bukan sekadar api yang terlihat di permukaan. Di balik kepulan asap, bara dapat merambat perlahan ke dalam lapisan gambut dan terus membakar meskipun api di atas tanah sudah padam. Inilah yang membuat kebakaran gambut menjadi salah satu jenis kebakaran yang sulit dikendalikan.


Kondisi gambut yang kering membuat sisa-sisa bahan organik di dalam tanah dapat menjadi bahan bakar. Ketika api sudah masuk ke lapisan bawah, proses pembakaran dapat berlangsung perlahan dan sulit terlihat dari permukaan. Akibatnya, bara dapat bertahan lebih lama dan berpotensi muncul kembali jika belum benar-benar dipadamkan.


Mengenal Struktur Lahan Gambut

Gambut terbentuk dari tumpukan sisa tumbuhan yang terurai dalam kondisi jenuh air. Karena menyimpan banyak bahan organik, gambut dapat menjadi sumber bahan bakar ketika kondisinya mengering, terutama saat musim kemarau.


Masalah semakin besar ketika muka air tanah turun. Gambut yang seharusnya basah menjadi lebih kering dan mudah terbakar, sehingga api dapat masuk ke lapisan bawah permukaan dan menjalar secara perlahan.


Api di Permukaan dan Bawah Tanah

Kebakaran dapat dimulai dari bahan-bahan kering di atas permukaan. Jika berlangsung cukup lama dan intens, panas dapat menyulut lapisan gambut di bawahnya. Api kemudian merambat secara perlahan di dalam material organik tersebut.


Berbeda dengan api permukaan yang mudah terlihat, kebakaran bawah tanah sering hanya menyisakan bara dan asap. Bahkan ketika api di permukaan berhasil dipadamkan, bara di dalam gambut masih dapat terus membakar dan memunculkan api kembali.


Mengapa Api Sulit Dideteksi?

Salah satu tantangan kebakaran gambut adalah pergerakan api di bawah permukaan yang berlangsung perlahan. Karena tidak selalu menghasilkan kobaran api besar, keberadaannya sulit diketahui hanya dengan pengamatan visual.


Kondisi tersebut juga membuat titik kebakaran dapat berada cukup jauh dari lokasi api yang pertama terlihat. Asap yang terus muncul menjadi salah satu tanda bahwa bara masih berada di dalam lapisan gambut dan belum benar-benar padam.


Tantangan Pemadaman Kebakaran Gambut

Pemadaman kebakaran gambut membutuhkan lebih dari sekadar memadamkan api di permukaan. Air harus mampu membasahi lapisan gambut yang terbakar agar bara di bawah tanah tidak kembali menyala. Karena itu, pemadaman membutuhkan sumber air, peralatan yang memadai, serta pemantauan setelah api terlihat padam.


Kondisi cuaca kering juga dapat memperbesar tantangan. Saat kelembapan gambut rendah, api lebih mudah bertahan dan menyebar. Karena itu, pencegahan dan pemantauan sejak sebelum kebakaran terjadi menjadi langkah yang sangat penting.


Peran Pemantauan Kondisi Muka Air Tanah


aptma
Sumber: Mertani

Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) dapat membantu mengetahui seberapa basah atau kering kondisi gambut. Ketika muka air tanah semakin turun, gambut menjadi lebih kering dan risiko kebakaran meningkat.


Data TMAT juga dapat digunakan sebagai dasar tindakan pencegahan, seperti pembasahan kembali lahan sebelum kondisi menjadi terlalu kering. Dengan pemantauan yang dilakukan secara rutin atau real-time, potensi kebakaran gambut dapat diketahui lebih awal sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan sebelum api semakin meluas.


Kebakaran gambut dapat terus membara karena api tidak hanya bergerak di permukaan, tetapi juga dapat menjalar ke dalam lapisan gambut. Kondisi ini membuat api sulit terlihat, sulit dipadamkan, dan berpotensi kembali muncul.


Karena itu, menjaga kelembapan gambut menjadi bagian penting dalam pencegahan. Pemantauan TMAT dapat membantu memberikan gambaran kondisi lahan sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:


Website: mertani.co.id 

Linkedin : PT Mertani


Sumber:

Komentar


SPARING - Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam jaringan
WhatsApp

Hubungi Kami

Dapatkan Penawaran Spesial Sesuai Kebutuhanmu!
  • YouTube
  • LinkedIn
  • Instagram
  • White Facebook Icon

Sleman, Yogyakarta 55286​

(0274) 2888 087

contact@mertani.co.id

+62 851-7337-3817 (Mugiyati)

© 2018 by PT Merapi Tani Instrumen

bottom of page