Instalasi Alat Ukur TMAT di Palembang, Sumatera Selatan: Mendukung Pemantauan Kondisi Lahan Secara Real-Time
- Marketing Mertani
- 2 jam yang lalu
- 3 menit membaca

Pemantauan kondisi lahan menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan kawasan hutan tanaman industri. Informasi mengenai tinggi muka air tanah, kelembapan tanah, suhu tanah, hingga kondisi unsur hara diperlukan untuk membantu pengambilan keputusan di lapangan. Oleh karena itu, penggunaan sistem pemantauan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menjadi solusi yang mampu menyajikan data secara real-time dan lebih akurat.
Belum lama ini, tim Mertani berhasil menyelesaikan instalasi Alat Ukur TMAT (Tinggi Muka Air Tanah)Â Â di Palembang, Sumatera Selatan. Implementasi ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hutan tanaman industri. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pemantauan kondisi lahan secara berkelanjutan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Awal Keberangkatan Tim Mertani
Perjalanan tim Mertani dimulai pada 20 Juli 2026Â dan berakhir pada 27 Juli 2026. Selama kegiatan tersebut, tim bertanggung jawab melaksanakan seluruh rangkaian instalasi Alat Ukur TMAT, mulai dari persiapan, pemasangan perangkat, hingga pengujian sistem agar dapat beroperasi dengan baik.
Setelah tiba di lokasi penginapan sekitar pukul 01.00 dini hari, proses instalasi belum dapat langsung dilakukan karena kondisi yang tidak memungkinkan. Pekerjaan kemudian dimulai pada 21 Juli 2026Â dengan melakukan persiapan tiang sebagai pondasi utama perangkat sebelum memasuki tahap pemasangan dan konfigurasi sistem.
Tujuan Instalasi Alat Ukur TMAT
Pada proyek ini dipasang 2 unit Alat Ukur TMAT untuk mendukung pemantauan kondisi lahan dan pengambilan data secara otomatis. Perangkat ini dilengkapi dengan parameter water level, sensor rainfall (curah hujan), serta sensor 3 in 1 soil yang terdiri dari soil moisture, soil temperature, dan electrical conductivity (EC). Sistem juga dilengkapi CCTV untuk memantau kondisi area instalasi secara visual real-time.
Karena lokasi instalasi berada di tengah kawasan hutan yang jauh dari permukiman dan terhalang oleh pepohonan tinggi, area tersebut tidak memiliki jangkauan sinyal seluler. Oleh sebab itu, perangkat menggunakan konektivitas Starlink agar seluruh data sensor dan tampilan CCTV tetap dapat dikirim secara real-time ke pusat pemantauan tanpa terkendala jaringan komunikasi.
Parameter water level digunakan untuk mengukur tinggi muka air tanah, sedangkan sensor rainfall mencatat intensitas curah hujan di lokasi. Sensor 3 in 1 soil berfungsi mengukur kelembapan tanah, suhu tanah, dan nilai Electrical Conductivity (EC) sebagai indikator kondisi tanah. Kombinasi seluruh parameter tersebut membantu pengguna memantau kondisi lahan secara menyeluruh dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Proses Instalasi Perangkat

Setelah persiapan selesai, tim melanjutkan pekerjaan pada titik instalasi pertama. Memasuki hari berikutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan membagi tugas antara penyelesaian titik pertama dan pemasangan perangkat di titik kedua. Strategi ini dilakukan agar proses instalasi dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Pada 25 Juli 2026, seluruh pekerjaan difokuskan pada tahap finishing dan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap komponen yang telah terpasang. Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sensor berfungsi dengan baik, sistem dapat mengirimkan data secara normal, serta perangkat siap digunakan. Setelah seluruh tahapan selesai tanpa kendala, tim kembali ke daerah asal pada hari berikutnya.
Dampak Positif bagi Mitra

Instalasi Alat Ukur TMAT (Tinggi Muka Air Tanah) memberikan kemudahan bagi mitra dalam memantau kondisi lahan secara real-time tanpa harus melakukan pengecekan langsung di lapangan. Informasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan lahan yang lebih efektif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan efisiensi kegiatan operasional.
Dengan tersedianya data yang akurat dan terus diperbarui, perubahan kondisi tinggi muka air tanah maupun kondisi tanah dapat diketahui lebih cepat. Hal ini memungkinkan pengguna mengambil langkah penanganan secara tepat sesuai kondisi yang terjadi di lapangan, sehingga proses monitoring menjadi lebih optimal. Dapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, isu lingkungan terkini, dan perkembangan Internet of Things (IoT) dengan mengikuti aktivitas kami di:
Website:Â mertani.co.idÂ
YouTube:Â mertani officialÂ
Instagram:Â @mertani_indonesia
Linkedin :Â PT Mertani
Tiktok :Â mertaniofficial
Â


