top of page

5 Jenis Komoditas Ekspor Perkebunan Indonesia


eksporsawit-Mertani
Sumber: ( inside-rge.com )

Perkebunan dan pertanian menjadi salah satu sektor utama yang membangun perekonomian di Indonesia. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki beberapa komoditas unggulan yang sudah biasa diekspor ke berbagai negara. Sektor perkebunan dan pertanian di Indonesia seolah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Produk dari perkebunan dan pertanian telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat dan menjadi potensi yang besar bagi Indonesia.

Hasil pangan yang dihasilkan dari sektor perkebunan maupun pertanian mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat karena perannya sebagai pembangun ekonomi. Ketika sektor perkebunan dan pertanian dibangun dengan maksimal, ketahanan pangan yang dihasilkan akan berkualitas dan begitu memungkinkan untuk diekspor ke luar negeri.

Menteri Pertanian pada periode 2014-2019, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa ada sepuluh sektor pertanian di Indonesia yang menjadi andalan ekspor. Bahkan, pendapatan dari hasil ekspor produk pertanian ini mampu menyumbang hampir separuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN. Berikut kami jelaskan produk pertanian yang menjadi andalan ekspor ke berbagai negara.


1. Kelapa Sawit

sawit-Mertani
Sumber: ( malickinew.blogspot.com )

Pada pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, kelapa sawit menjadi komoditas unggulan yang dijadikan sebagai produk ekspor dari Indonesia. Sawit digunakan sebagai bahan dari produksi sabun dan minyak goreng. Di Indonesia perkebunan kelapa sawit sering kali kita temukan di Sumatera dan Kalimantan. Pada tahun 2017 ada sekitar 12.538.000 hektare lahan sawit yang ada di Indonesia.

Sebagai komoditas dalam perkebunan, kelapa sawit menjadi tanaman yang begitu produktif karena mampu menghasilkan tujuh kali lebih banyak dari minyak rapeseeds dan sebelas kali lebih banyak dari kedelai per hektare. Menurut GAPKI (Gabungan Kelapa Sawit Indonesia) ekspor di pertanian kelapa sawit pada periode Januari hingga Juli tahun 2019 mengalami peningkatan sekitar 6,7%. Pada tujuh bulan pertama tahun 2019, GAPKI mencatat bahwa ekspor kelapa sawit menjadi 19,76 juta ton. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 18,52 juta ton.


2. Karet

karet-Mertani
Sumber: ( bp-guide.id )

Karet adalah suatu bahan yang memiliki keelastisan, sehingga sering kali digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan produk dan peralatan di kehidupan masyarakat. Karet dijadikan sebagai bahan baku industri pada ban kendaraan seperti mobil dan motor. Jenis pohon karet yang dibudidayakan di Indonesia adalah Hevea Braziliensis yang berasal dari Brazil.

Daerah perkebunan karet di Indonesia meliputi Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat. Pada pemanfaatannya sebagai pemenuh kebutuhan masyarakat, karet menjadi komoditas terbesar kedua setelah kelapa sawit. Pada tahun 2019, Indonesia mampu menghasilkan 3,8 juta ton produksi karet yang berhasil diekspor ke luar negeri. Pada tahun 2021, Indonesia memiliki potensi perkebunan karet yang besar dengan luas sekitar 3.776 juta hektare. Pada tahun 2021 juga Indonesia berhasil memproduksi sekitar 3.121 juta ton karet. Indonesia menjadi negara penghasil karet terbesar kedua setelah Thailand, sehingga karet menjadi komoditas ekspor penting bagi Indonesia. Negara yang sering kali menjadi tujuan eskpor karet dari Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, dan China.


3. Kacang Mete

kacangmete-Mertani
Smber: ( disparsultra.id )

Kacang mete berasal dari buah jambu monyet atau jambu mede. Kacang mete memiliki rasa yang enak sehingga menjadi komoditas pertanian dengan jumlah permintaan yang besar. Nilai ekspor kacang mete di Indonesia mencapai 51,6 juta dollar AS pada tahun 2019. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 13,3 juta dollar dari tahun sebelumnya. Volume produksi memengaruhi peningkatan nilai ekspor, pada tahun 2019 produksi kacang mete mengalami peningkatan sekitar 74,8%. Pada 6 bulan pertama tahun 2018, Indonesia memproduksi sekitar 9,4 ribu ton kacang mete, kemudian pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 16,4 ribu ton. Produksi kacang mete terbesar di Indonesia ada di kota Kendari, Wonogiri, dan Blora.


4. Kelapa atau Kopra

kopra-Mertani
Sumber: ( Pikiran Rakyat )

Daging buah kelapa yang sudah dikeringkan (kopra) menjadi salah satu komoditas ekspor dari Indonesia. Kopra adalah salah satu produk yang menjadi bahan baku dalam pembuatan minyak kelapa. Produk turunan dari kelapa ini memiliki nilai jual yang tinggi sehingga banyak diminati oleh dunia industri. Indonesia menjadi produsen kopra terbesar di dunia karena produksi komoditas kopra mencapai 18 juta ton per tahun. Pada tahun 2017, jumlah ekspor kopra mencapai 1 juta ton, kemudian pada tahun 2018 mengalami peningkatan hingga 1,4 juta ton. Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal memproduksi kopra adalah Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan NTT.


5. Tembakau

tembakau-Mertani
Sumber: ( pariamantoday.com )

Tembakau bukan termasuk dalam komoditas pangan, tetapi komoditas perkebunan yang memiliki banyak penggemar. Tembakau dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan rokok atau cerutu. Pada tahun 2017, nilai ekspor tembakau di Indonesia mencapai 287.962 ton. Produksi tembakau mengalami penurunan pada tahun 2018 menjadi 230.696 ton. Hal ini dikarenakan kurangnya diversifikasi untuk menyerap daun tembakau bagi IHT selain untuk produk rokok. Beberapa kota yang menjadi penghasil produk tembakau terbesar antara lain Sumatera Utara, Riau, Lampung, Banten, dan Jawa Tengah.

Tembakau menjadi salah satu incaran ekspor karena tingkat keminatan negara luar kepada komoditas ini begitu tinggi. Menurut BPS (Badan Pusat Statistik) ada beberapa negara yang sering kali mengimpor tembakau dari Indonesia seperti Amerika, Sri Lanka, Belgia, Belanda, dan Republik Dominika. Dikutip dari okezone.com Amerika Serikat mengimpor tembakau dari Indonesia sebanyak 2.827,3 ton. Selanjutnya Indonesia mengekspor produk tembakau sebanyak 1.086 ton ke negara Sri Lanka, Belgia mengimpor sebanyak 992,7 ton. Kemudian, Belanda mendapatkan 871,8 ton produk tembakau ekspor dari Indonesia, dan Republik Dominika mengimpor produk tembakau dari Indonesia sebanyak 753,3 ton.

Kegiatan ekspor menjadi salah satu sarana dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Status Indonesia sebagai negara agraris menjadikan ekspor di bidang komoditas perkebunan dan pertanian sebagai peluang dalam kemajuan ekonomi. Nah, itulah penjelasan beserta contoh produk perkebunan dan pertanian yang menjadi komoditas ekspor di Indonesia. Dapatkan informasi lainnya seputar ilmu pertanian dan perkebunan dengan cara mengunjungi kami di:


Website: mertani.co.id

Linkedin : PT Mertani


Sumber:


734 views3 comments

3 comentários


RIDO SUSEPTO
RIDO SUSEPTO
20 de mar. de 2023

kapan pulang

Curtir

Restu Setiawan
Restu Setiawan
20 de mar. de 2023

Tembakau yg biasanya buat udud ya?

Curtir
RIDO SUSEPTO
RIDO SUSEPTO
20 de mar. de 2023
Respondendo a

aku ga doyan

Curtir
WhatsApp
bottom of page